Berita

Politik

Ketika Pilpres Di Warung Kopi

SELASA, 07 AGUSTUS 2018 | 09:10 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Pagi ini. Seperti aktivitas sebelumnya. Para karyawan kantoran di sekitar kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan sedang menikmati seruputan kopi sembari menunggu jam kerja.

Tak hanya sesapan kopi khas hiasi sebuah warung di dekat Kedubes Inggris ini. Pun, diselingi obrolan rakyat di warung kopi.

Tema yang diobrolkan yakni “pasangan capres”. Pendapat pun keluar dari pelbagai karyawan ini, dari tingkat manajer hingga office boy turut nimbrung dalam obrolan.

Obrolan semakin gayeng dibumbui tawa kecil tanggapi peristiwa politik akhir ini . Makin hangat ketika mereka melihat gawai pantau lini masa dan pemberitaan media daring.

Obrolan semakin gayeng dibumbui tawa kecil tanggapi peristiwa politik akhir ini . Makin hangat ketika mereka melihat gawai pantau lini masa dan pemberitaan media daring.

Dari pembicaraan itu, tampaknya warga ingin pemimpin yang bisa membawa perubahan Indonesia lebih baik ke depan.

“Emang siapa yang masuk dalam kriteria itu?” kata Ilham Muhibin sembari minta pendapat teman lainnya, pada Selasa (7/8).

Ilham berharap, para capres harus miliki sikap negarawan dalam berpolitik. Bukan, lakukan aksi drama koalisi sehingga masyarakat semakin acuh.

“Warga sudah bosan lihat drama-drama yang dilakukan para elite,” tandasnya.

Soal drama ini, celetukan keluar dari mulut seorang office boy bernama Nasir. Pria berlogat madura itu menyatakan drama koalisi lebih ‘melankolis’ ketimbang drama Korea.

“Drama Korea kalah deh jadinya. Dengan pertemuan para petinggi parpol," celetuknya sembari tertawa lebar.

Bahasan pun semakin menarik, ketika menyinggung soal polarisasi masyarakat yang terjadi akibat situasi politik di pemilu 2019. Apalagi di media sosial.

Adiwinata, seorang karyawan bank swasta ini memaparkan, dirinya sempat disiwak (putus hubungan) dengan kerabatnya akibat berdebat soal capres di media sosial.

“Saya hanya kasih jempol terhadap salah satu postingan grup FB relawan tertentu. Tiba saja saudara ane nelpon dan tanya ‘kamu dukung pihak sono’ khan ane heran ini hanya iseng semata. Lalu dia tak menegur sapa pagi hingga sekarang,” tegas Adi sambil tertawa kecil.

Demikian potret pendapat masyarakat atas peristiwa politik soal calon pemimpin Indonesia masa mendatang. Meski di antara mereka terjadi debat kecil, namun redam sendiri dengan seruputan kopi.

Intinya, warga berharap ada proses demokrasi yang sehat. Bukan memaksa kehendak untuk bersepakat. [jto]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya