Berita

Fahri Hamzah/RMOL

Politik

Pembiayaan Pilpres Ngawur, Pemilik Modal Yang Selalu Menang

SELASA, 07 AGUSTUS 2018 | 08:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Sistem pembiayaan Pilpres di Indonesia belum diatur secara jelas sehingga memunculkan sistem pembiayaan oligarki di hampir setiap partai.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah kepada Kantor Berita Politik RMOL saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Senin (6/8).

"Sistem pembiayaan Pilpres di Indonesia itu ngawur, belum diatur, sehingga bisa berdarah-darah itu pertarungan uang dengan orang," ujar Fahri.


Dengan demikian, sambung dia, hanya pemilik modal yang selalu menang. Pemilik modal tidak hanya bermain di satu pasangan, melainkan bisa lebih.

"Biasanya pemilik modal ini bermain di dua kaki, siapapun yang menang dia ada jejak sumbangannya," bebernya.

Sementara jika ada sumbangan dari masyarakat kepada suatu pasangan calon, lanjut Fahri, tidak seberapa berpengaruh terhadap logistik pemenangan.

"Hamba Allah paling cuma nyumbang sejuta, dua juta, yang bukan hama Allah ini nyumbang ratusan miliar dan ini yang dahsyat," pungkasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya