Berita

Foto/RMOL

Hukum

Komnas HAM Ogah Masuk Tim Gabungan Terpadu Bentukan Wiranto

SENIN, 06 AGUSTUS 2018 | 17:00 WIB | LAPORAN:

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menolak untuk bergabung dengan Tim Gabungan Terpadu. Tim bentukan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto itu bakalan ditugaskan untuk mengungkap dugaan pelanggaran berat masa lalu.

Anggota Komnas HAM, Amiruddin menyatakan, pihaknya tidak mau gabung dengan Tim Gabungan Terpadu karena UU 6/2000 tentang Pengadilan HAM tak mengatur soal pembentukan tim semacam itu.

"Komnas HAM tidak bisa ikut di dalamnya. Karena undang-undang tidak membuat prinsip seperti itu," tegasnya dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/8).


Meski demikian, Amiruddin mengaku pihaknya menghormati setiap niat baik pemerintah. Asalkan niat itu didasarkan pada undang-undang dan aturan yang berlaku.

"Tentu Komnas HAM menghormati niat pemerintah untuk menyelesaikan masalah HAM jika berdasarkan UU dan aturan yang ada. Ini sikap Komnas HAM," demikian Amiruddin.

Sebelumnya, Wiranto menggagas pembentukan Tim Gabungan Terpadu yang terdiri dari Kejaksaan Agung, Komnas HAM, Polri, dan Kemenkumham. [fiq]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya