Berita

Foto: Repro

Politik

Gerindra: Prabowo Selalu Pesan Bully Jangan Dilawan Bully

SENIN, 06 AGUSTUS 2018 | 03:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Video penggalan pidato Prabowo Subianto menjadi viral setelah pernyataan Presiden Joko Widodo tentang ajakan agar para relawan berani berkelahi gencar diberitakan.

Video tersebut dianggap sebagai anti tesis dari pernyataan Jokowi.

Waketum Partai Gerindra Sugiono menilai pidato tersebut bukan sekali dua dikatakan Prabowo.


Menurutnya di setiap kesempatan Prabowo selalu mengingatkan para relawan dan simpatisan serta kader Gerindra untuk menjawab prilaku pihak yang berbuat jahat terhadap dirinya dengan kebaikan.

Ucapan Prabowo yang paling diingatnya dan sering disampaikan yaitu jangan bully dilawan dengan bully.

"Saat di wawancara oleh TV, Pak Prabowo juga bilang seperti itu," ujar Sugiono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/8).

Pidato berdurasi 0.58 itu, dilakukan saat Prabowo berkampanye di Jawa Barat untuk pemenangan pasangan nomor urut 3, Sudrajat dan Ahmad Syaikhu dalam Pilkada Jabar 2018. Dalam pidatonya, Prabowo menyebut kalau kita difitnah kita jawab dengan kebaikan.

Berikut penggalan dari pidato tersebut.
"Kalau ada yang ingin berbuat tidak baik kita selalu akan memberi kebaikan buat bangsa dan rakyat Indonesia. Kita dihina kita jawab dengan kebaikan, kita difitnah kita jawab dengan kebaikan. Kita diancam kita jawab dengan kebaikan. Selalu kita berikan kebaikan buat rakyat kita. Kita adalah orang-orang baik yang membela kebenaran. Kadi kita tidak boleh luntur dan surut dari keyakinan itu. Banyak pekerjaan yang harus kau selesaikan, tapi ingat pesan saya, sejuk, tenang, damai dan hindari provokasi. Tidak boleh pakai bentuk kekerasan apapun. Patuhi hukum, yang benar pasti menang, yang benar pasti menang saudara-saudara." [nes]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya