Berita

Foto/Net

Nusantara

Bandara DI NTB Dan Bali Aman Dari Kerusakan Gempa

SENIN, 06 AGUSTUS 2018 | 03:17 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Kementerian Perhubungan memastikan fasilitas Bandara di Denpasar dan Lombok, Nusa Tenggara Barat tidak terjadi kerusakan pasca gempa di Lombok Utara berkekuatan 7.0 Skala Richter (SR).

Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Pramintohadi menjelaskan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali dan Bandara Internasional Lombok Praya.

Hasilnya kedua bandara tidak terdampak oleh gempa bumi yang terjadi pada pukul 18.46.35 WITA.


Pramintohadi menambahkan Bandara yang berada di daerah sekitar gempa juga beroperasi dengan normal. Dari laporannyang diterima, fasilitas sisi darat dan udara di Bandara Sultan M. Kaharuddin Sumbawa dan Bandara Sultan M. Salahuddin Bima aman pasca gempa.

"Demikian juga kondisi di Bandara Tambolaka dan Bandara Komodo Labuan Bajo juga aman," ujar Pramintohadi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/8).

Pramintohadi juga memastikan dampak gempa juga tidak mempengaruhi pelayanan navigasi penerbangan di kantor cabang Denpasar. Fasilitas CNSA, gedung dan fasilitas penunjang lainnya dalam kondisi normal, demikian juga untuk KCP Labuhan Bajo, UPNP Waingapu dan Tambolaka juga dalam kondisi normal.

Kendati demikian, Pramintohadi tetap meminta para pemangku kebijakan penerbangan baik itu AirNav, pengelola Bandara maupun maskapai untuk tetap waspada terhadap efek dari gempa, terutama terhadap bangunan serta sarana dan prasarana penerbangan.

"Periksa dengan seksama semua sarana dan prasarana penerbangan sehingga dipastikan dapat menyelenggarakan penerbangan dengan selamat, aman dan nyaman. Pelayanan kepada penumpang juga harus diperhatikan. Bila masih ragu-ragu terkait keselamatan dan keamanan penerbangan, jangan pernah merilis penerbangan pesawat," ujarnya. [nes]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya