Berita

Hinca Panjaitan/RMOL

Politik

Rizal Ramli Diajak Gabung Demokrat

MINGGU, 05 AGUSTUS 2018 | 19:22 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Kemampuan Rizal Ramli menyelesaikan masalah ekonomi tidak diragukan. Meski begitu peluang dia bisa terpilih menjadi presiden atau calon wakil presiden pada Pilpres 2019 sedikit tersumbat. Ekonom senior yang pernah menjadi penasihat ekonomi Perserikatan Bangsa Bangsa itu bukan kader partai politik.

"Kalau saya ditanya sebagai orang partai, tentulah saya harus mengatakan bahwa partai-partai akan bekerja keras memprioritaskan (mengusung) kadernya," kata Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan di Mandailing Cafe and Bistro, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (5/8).

Survei Roda Tiga Konsultan (RTK) yang dirilis di tempat yang sama memotret permasalah ekonomi menempati peringkat tertinggi yang diinginkan masyarakat untuk diperbaiki. Meski begitu survei juga memotret tingkat keterpilihan Joko Widodo meninggalkan Prabowo Subianto, masing-masing 42,5% dan 21,3%. Hasil survei juga menunjukkan sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diharapkan menjadi pendamping Jokowi dalam Pilpres 2019.


Hinca mengajak Rizal Ramli bergabung dengan partai politik. Ia menegaskan pintu Demokrat terbuka lebar.

"Kita tentu menghormati semua orang, begitupun dengan yang independen. Tapi karena Pilpres ini urusannya para partai politik, saya mengajak RR dan semua anak bangsa bergabung ke partai politik, manapun pilihannya. Dengan cara begitu kita bisa di perahu yang sama," paparnya.

"Tentulah karpet biru buat siapa saja. Kita kan partai terbuka. Namun saya anjurkan bergabung ke partai sejak awal, jangan nanti sudah di ujung baru menawarkan diri," pungkasnya.[dem]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya