Berita

Foto/Net

Politik

Relawan Jokowi Ikut Sosialisasikan Pemilu 2019 Di Australia Barat

MINGGU, 05 AGUSTUS 2018 | 16:07 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Jumlah pendaftar Pemilu RI 2019 di Australia Barat masih rendah. Hal itu memaksa relawan Jokowi Gerakan Wadyabala Jokowi (GWJ) di Perth, Australia Barat melakukan sosialisasi kepada WNI untuk mendaftar Pemilu 2019.

"Jumlah pendaftar baru mencapai 3090 orang dengan 2586 orang yang telah disetujui sebagai pemilih. Ini masih sangat rendah dibandingkan dengan potensi lebih dari 7000 orang yang tercantum dalam DPSLN," ujar Co-Founder Alifuru Social and Enviromental Impact Organisation Based in Western Australia, Galt Leatemia melalui siaran persnya, Minggu (5/8).

GWJ di Perth, kata dia, telah berusaha membantu meneruskan sosialisasi program PPLN semampu mungkin.


Di antaranya dengan menyebarluaskan informasi pendaftaran pemilu, meminta masyarakat Indonesia peduli dan mau mendaftar, dan memberi kesempatan kepada PPLN untuk datang membuka tempat pendaftaran dalam kegiatan sosial yang diselenggarakan di kalangan masyarakat Indonesia di Perth.

"Namun calon pemilih yang bertempat tinggal di luar metropolitan Perth belumlah secara optimal terjangkau," ungkap Galth.

Dengan rendahnnya jumlah pendaftar, menurutnya, ini menjadi tantangan besar bagi PPLN Australia Barat untuk bekerja berburu dengan waktu meningkatkan jumlah suara.

Dia menyarankan satu yang mungkin bisa dilakukan, adalah memperpanjang masa pendaftaran dan menggalakkan bekerja-sama secara aktif dengan organisasi atau kelompok kemasyarakatan Indonesia, untuk membantu mendata dan menghubungi calon pemilih yang belum mendaftar di lingkungan masing-masing.

"Dengan demikian diharapkan pendaftar dapat meningkat sesuai yang ditargetkan," pungkasnya. [fiq]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya