Berita

Foto: RMOL

Politik

Survei: Jokowi Lebih Disukai Ketimbang Prabowo

MINGGU, 05 AGUSTUS 2018 | 15:36 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Joko Widodo dan Prabowo Subianto masih dianggap calon presiden terkuat saat ini untuk Pemilu 2019.

Hasil survei nasional Roda Tiga Konsultan (RTK) periode 23 Juli - 1 Agustus 2018 menunjukkan popularitas kedua nama capres tersebut di angka optimal 80 persen.

Namun nama Jokowi lebih unggul dibandingkan Prabowo baik dari segi popularitas maupun likeabilitas (kesukaan)-nya.


"Jokowi dikenal oleh 95,2 persen dan disukai oleh 75,3 persen resonden. Sementara Prabowo dikenal oleh 88,1 persen dan disukai oleh 65,1 persen responden," papar Direktur Riset RTK, Rikola Fedri dalam konferensi pers di Mandailing Cafe and Bistro, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (5/8).

Berdasarkan hasil survei RTK ini, menurut Rikola, dipastikan Pilpres 2019 nanti akan terjadi tanding ulang antar Jokowi dengan Prabowo, sebelumnya kedua tokoh ini head to head di Pilpres 2014.

"Dipastikan akan terjadi rematch antara Jokowi dan Prabowo, maka pilihan cawapres akan menjadi salah satu faktor yang menentukan," pungkasnya. [wid]

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya