Berita

Foto: Net

Politik

WNI Yang Daftar Pemilu 2019 Di Australia Barat Masih Rendah

MINGGU, 05 AGUSTUS 2018 | 15:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sepekan sebelum batas waktu penutupan ternyata jumlah pendaftar Pemilu RI 2019 di Australia Barat masih tergolong rendah.

Co-Founder Alifuru Social and Enviromental Impact Organisation Based in Western Australia, Galt Leatemia menyebutkan, Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN) Australia Barat melalui website resminya (https://ppln-wa.org) per tanggal 4 Agustus, memaparkan, jumlah pendaftar sebanyak 3090 orang, pendaftar yang telah lengkap profilnya ada 2.791 orang dan pendaftar yang sudah disetujui berjumlah 2.586 orang.

PPLN juga mengumumkan Daftar Pemilih Sementara Luar Negeri (DPSLN) untuk Australia Barat sekitar 7 ribu orang pada tanggal 22 Juni 2018.


"PPLN menjelaskan bahwa DPSLN tersebut adalah hasil pengkinian data dari berbagai sumber seperti pendaftar baru, data pemilih Pemilu 2014 dan data WNI di Konsulat," beber Galt melalui siaran pers, siang ini (Minggu, 5/7).

Menurut Galt, informasi tersebut disampaikan oleh PPLN guna menumbuhkan partisipasi WNI di Australia Barat terhadap pelaksanaan Pemilu 2019.

"Padahal acara pemaparan DPSLN dan dengar pendapat dengan masyarakat yang diselenggarakan pada tanggal 6 Juli yang lalu," imbuhnya. [wid]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya