Berita

Anies Baswedan/Net

Nusantara

Anies Serahkan Tongkat Komando Afrika Ke KPK

JUMAT, 03 AGUSTUS 2018 | 17:44 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melaporkan gratifikasi tongkat Kepala Suku dari Ghana ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurutnya, tongkat tersebut diterima dari seorang delegasi Afrika saat menghadiri acara penutupan pertemuan ulama dan dai se-Asia Tenggara, Afrika, dan Eropa ke-V di Hotel Cempaka, Jakarta, Jumat (6/7) lalu.

"Ini, tongkat komando, tanda kepala suku dari Ghana yang datang ke Jakarta bulan lalu," ujar Anies Baswedan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (3/8).


Anies mengaku baru melaporkan status gratifikasi tongkat kayu berhias miniatur jaguar berlapis emas tersebut ke KPK.

"Diterimanya bulan lalu, tapi saya baru sempat sekarang melaporkan ," imbuhnya.

Anies Baswedan sempat menolak melaporkan gratifikasi tongkat komandan tersebut mengingat tongkat tersebut tidak dimiliki secara pribadi, melainkan dialihkan menjadi inventaris Balai Kota.

"Ya saya pikir sebelumnya ini bakal jadi inventaris kantor, bukan pribadi. Ternyata inventaris kantor juga harus dilaporkan," pungkasnya. [jto]

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya