Berita

Foto/RMOL

Hukum

KPK Kembangkan Kasus PT DGI Pada 6 Proyek Lain

JUMAT, 03 AGUSTUS 2018 | 15:09 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembangkan penanganan perkara dugaan korupsi dengan tersangka korporasi PT Duta Graha Indah (DGI), atau yang kini telah berganti nama menjadi PT Nusa Kontrusksi Enjiniring (NKE) Tbk.

Selama proses penyidikan, KPK mengembangkan penanganan perkara kasus tersebut pada enam proyek lain. Yakni Pembangunan Gedung Rumah Sakit (RS)
Pendidikan di Universitas Mataram, Pembangunan gedung BP2IP di Surabaya, Pembangunan Gedung RSUD di Kabupaten Dharmasrayah atau Sungai Dareh, Pembangunan Gedung Cardiac di RS. Adam Malik Medan, Pembangunan paviliun di RS Adam Malik Medan, dan Pembangunan Gedung RS Inpeksi Tropis di Surabaya

"Saat ini penyidikan masih berjalan. KPK juga fokus pada upaya memaksimalkan pengembalian kerugian keuangan negara," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah, Jumat (3/8).

Ia turut mengimbau kepada tersangka kasus DGI agar dapat lebih koperatif pada proses hukum yang berjalan demi meringankan jeratan hukum.
Ia turut mengimbau kepada tersangka kasus DGI agar dapat lebih koperatif pada proses hukum yang berjalan demi meringankan jeratan hukum.

"Kami harap pihak DGI dapat koperatif. Jika ada niatan untuk mengembalikan keuntungan yang didapatkan terkait dengan tujuh proyek yang pernah dikerjakan, hal tersebut akan lebih baik bagi tersangka ataupun proses hukum ini," ungkap Febri.

PT DGI merupakan korporasi pertama yang ditetapkan KPK sebagai tersangka korupsi. PT DGI diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait proyek pembangunan Rumah Sakit Khusus Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana pada 5 Juli 2017 lalu.

Dalam proyek itu, diduga negara dirugikan sampai Rp 25 miliar dari total proyek Rp 138 miliar. Namun PT DGI atau PT NKE baru menjaminkan uang Rp 15 miliar kepada KPK.‎

Tak hanya rumah sakit ini, PT DGI diketahui pernah bermitra dengan Permai Group milik Nazaruddin untuk menggarap sejumlah proyek pemerintah. Beberapa proyek yang digarap PT DGI itu di antaranya pembangunan Gedung di Universitas Mataram dan Universitas Jambi, proyek pembangunan Badan Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Surabaya tahap 3, RSUD Sungai Dareh Kabupaten Darmasraya, gedung Cardiac RS Adam Malik Medan, Paviliun RS Adam Malik Medan, RS Inspeksi Tropis Surabaya, dan RSUD Ponorogo.

PT DGI juga pernah mengerjakan proyek Wisma Atlet dan pembangunan Gedung Serba Guna Palembang, Pemprov Sumatera Selatan tahun 2011.

Berdasarkan fakta persidangan atas terdakwa mantan Direktur Utama PT DGI Dudung Purwadi dan mantan Bendum Partai Demokrat, M Nazaruddin, dari proyek tersebut PT DGI mendapat fee hingga Rp 49,01 miliar. [fiq]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya