Berita

Jimly Ashidiqie/RMOL

Politik

Jimly: Komisi DPR Tidak Perlu Banyak Cukup Tiga

KAMIS, 02 AGUSTUS 2018 | 15:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Struktur DPR RI sekarang yang terdiri dari 11 komisi dianggap kurang proporsional dalam mekanisme suatu negara demokrasi. Cukup tiga komisi.

Hal itu disampaikan oleh pakar hukum tata negara yang juga mantan ketua MK Prof. Jimly Ashidiqie dalam sebuah diskusi publik di komplek DPR, Kamis (2/8).

"Komisi di DPR tidak perlu banyak-banyak kayak sekarang. Cukup tiga saja yakni komisi legislasi, komisi anggaran dan komisi pengawasan," ucap Jimly.


Menurut Jumly, hal itu sesuai dengan fungsi DPR yakni legislasi, anggaran dan pengawasan. "Justru nanti sub komisinya yang banyak, bisa jadi sesuai bidang teknis saat ini"

Masih kata Jimly, Komisi Legislasi sudah jelas fungsinya yakni membuat undang-undang dan berisikan orang-orang yang expert di bidang hukum.

Sementara Komisi Pengawasan, tugasnya mengawasi berjalannya suatu UU hingga PP, Perpres dan Permen.

"Kemudian bagaimana dari UU itu melahirkan program, maka tugas Komisi Anggaran yang mengawal itu," ujar Jimly. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya