Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono Dipanggil Majelis Tinggi Gerindra Terkait Etik

RABU, 01 AGUSTUS 2018 | 11:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Majelis Kehormatan Partai Gerindra memanggil Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono dalam Sidang Mejelis Partai, Rabu (1/8).

Dikonfirmasi soal kabar yang beredar melalui undangan itu, Wakil Ketua Umum Gerindra, Ferry Juliantono, menduga ada permasalah etik partai yang membuat ada pemanggilan kepada Arief.

"Oh itu mungkin kode etik ya, nanti kita dengarkan hasilnya," ujar Ferry melalui sambungan telepon kepada Kantor Berita Politik RMOL.


Nama Arief Poyuono belakangan menjadi sorotan setelah beredar surat peringatan dari Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. Prabowo dalam surat peringatan itu meminta Arief menyampaikan maaf karena telah mengkritik kader muda Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.

Atas hal ini, Ferry pun mengaku sudah tidak ada permasalahan. Pasalnya, setelah Prabowo mengirimkan surat itu, tidak ada lagi pembahasan soal kritikan Arief kepada AHY di internal partai.

"Nggak (dibahas) tuh, kemarin setelah ada surat dari Pak Prabowo udah nggak dibahas kok," tukasnya.

Selain nama Arief, satu Anggota Fraksi Gerindra DPR RI, Amrullah Amri Tuasikal juga turut dipanggil dalam Sidang Mejelis Tinggi Partai Gerindra. [fiq]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya