Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Jika Prabowo Pilih Cawapres Tokoh Agama, Jokowi Pertahankan JK

SELASA, 31 JULI 2018 | 20:04 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Capres petahana Joko Widodo diprediksi memilih Jusuf Kalla sebagai cawapres jika Prabwo Subianto menggandeng tokoh agama sebagai cawapres.

Prediksi ini dilontarkan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. Menurutnya dengan memilih JK, Jokowi tidak akan terbelenggu oleh kepentingan para partai koalisi.

JK juga dinilai Fahri dapat menjadi penangkal kekuatan pasangan nasionalis-religius dari kubu Prabowo.


"Saya mendengar di sana itu inginnya Pak JK kembali jadi wapres. Kalau bukan Pak JK pasti semua partai koalisi itu rebutan," ujar Fahri di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (31/7).

Lebih lanjut ia menjelaskan, jika Jokowi ikut memilih sosok religius sebagai cawapres maka langkah ke depan akan sulit lantaran adanya kepentingan dari partai politik di koalisi pendukung.

Menurutnya tidak gampang memilih cawapres religius di sekitar Jokowi. Hal ini berbeda dengan Prabowo yang memiliki koalisi ramping.

"Tidak gampang memilih cawapres agamis di sekitar Jokowi. Lebih sulit daripada Prabowo, karena partainya banyak. Nah kalau Pak JK kan mereka sudah tahu seperti apa. Kalau orang baru kan buat binggung. Nanti bagaimana. Kalau dipilihnya kader partai A, kader partai B merasa dirugikan. Nanti kami ditinggal dan seterusnya," pungkasnya. [nes] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya