Berita

Zulkifli Hasan/RMOL

Politik

Ketum PAN: Yang Penting Sekarang Pastikan Dulu Capresnya

SELASA, 31 JULI 2018 | 13:59 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan partainya tidak mau buru-buru menerima hasil rekomendasi ijtima ulama GNPF-Ulama dan Tokoh Nasional.

"Kami belum mau kukuh-kukuhan begitu. Capres itu bakal memilih pendampingnya pada akhirnya," ujar Zulkifli Hasan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (31/7).

Iijtima ulama GNPF-Ulama dan Tokoh Nasional merekomendasikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden periode 2019-2024.


Untuk posisi calon wakil presiden, mereka menyodorkan dua nama, Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al-Jufri dan dai kondang, Abdul Somad.

Zulkifli yang juga ketua MPR itu menjelaskan, hingga saat ini, PAN belum menetapkan nama capres yang akan diusung, apalagi cawapres.

"Untuk nama capresnya saja belum ada, belum satu, sedangkan tadi untuk nama cawapres akan terserah pada capresnya. Jadi ini nanti kami bahas lagi di Rakernas PAN (Agustus 2018). Untuk cawapres kita serahkan pada capresnya titik. Yang penting sekarang pastikan dulu siapa capresnya," demikian Zlhas sapaan akrabnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya