Berita

Foto/Net

Nusantara

Kirab Pemuda Nasional Untuk Perkuat Spirit Kebhinnekaan

SELASA, 31 JULI 2018 | 13:44 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus berupaya memperkuat spirit kebhinnekaan kawula muda di seluruh Indonesia. Salah satu upaya yang ditempuh, dengan melaksanakan kegiatan Kirab Pemuda Nasional 2018 yang akan digulir­kan mulai 5 September mendatang.

Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, komitmen para pemuda untuk menghormati keberagaman di antara sesama anak bangsa semakin meningkat.

Kabid Kepemudaan Provinsi Sulawesi Tengah, Andi Rifai dalam sambutannya saat membuka seleksi nasional tahap pertama Kirab Pemuda 2018 di Sulawesi Tengah menyampaikan, seleksi nasional tahap pertama yang berlangsung mulai 25 Juli hingga 5 Agustus mendatang, digelar secara serentak di sembilan provinsi. Yakni Jambi, Banten, DIY, Kalimantan Tengah, Bali, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku dan Maluku Utara.

Seleknas disambut antusiasi oleh kawula muda di seluruh Indonesia. Tercatat ada 11.000 calon peserta yang mendaftar untuk menjadi bagian dalam kegiatan napak tilas kebhinnekaan ini. Melalui seleknas ini, Kemenpora hanya akan menjaring sebanyak 68 pemuda dari total 11.000 pemuda yang mencalonkan diri.


"Para panitia yang mewawancari peserta juga ada pakemnya, salah satu contohnya etika pewawancara. Seperti melakukan briefing sebelum pelaksanaan wawancara, item wawancara dapat dikembangkan masing-masing pewawancara dan penilaian dilakukan secara profesional, jujur dan rahasia. Pakem tersebut dilakukan agar para peserta yang terpilih nantinya benar-benar seorang pemuda yang mempunya jiwa Bhinneka Tunggal Ika," beber Andi, Selasa (31/7).

Terpisah, Kabid Pengembangan Pemuda Daerah Kalimantan Tengah, Agus Siswadi menerangkan, langkah pertama yang dilakukan panitia adalah memgecek data dan berkas administrasi para peserta.

"Dari tahap seleksi yang terpenting adalah mengecek berkas, karena jangan sampai ada kekurangan, jika ada hal yang janggal dari berkas asli, kami dari panitia langsung menanyakan kepada calon pesertanya," terangnya.

"Dan langkah kedua mulai dengan wawancara dan pengamatan diri calon pe­serta. Alhamdulilah seleksi di Kaliman­tan Tengah berjalan lancar dan sudah ada tiga pa­sang peserta yang terpilih untuk menjadi bagian dari Kirab Pemuda 2018," imbuhnya.

Sekdispora Provinsi Bali, I Gusti Agung Ngurah Pratama menambahkan, dari seleksi wawancara dan pengamatan para peserta Kirab Pemuda, ada tiga aspek yang dinilai, yang pertama pengetahuan, sikap dan keterampilan.

"Pertama, pengetahuan dalam menjelas­kan berbagai informasi, kedua sikap atau perilaku yang ditunjukkan calon peserta dan keterampilan dalam melakukan berba­gai hal seperti, baris-berbaris, media sosial dan keterampilan kreatif lainnya," tambah Gusti.

Kirab Pemuda adalah sebuah kegiatan perjalanan napak tilas kebhinnekaan dalam mendirikan dan membangun NKRI yang melin­tasi 514 titik dari 34 provinsi dan 100 kabupaten/kota selama 73 hari.

Para peserta Kirab Pemuda yang sudah terpilih nantinya akan melintasi dua zona yakni, barat dan timur. Untuk zona barat akan dimulai dari Sabang pada 5 September, sementara zona timur akan mulai dari Merauke pada 7 September.

Setiap zona masing-masing akan melewati 17 provinsi yang nantinya akan kembali bertemu pada acara puncak di Singa­raja, Bali, pertengahan November 2018. [fiq]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya