Berita

UAS/Net

Politik

Temui UAS, Cara Prabowo Hormati Ijtima Ulama

SELASA, 31 JULI 2018 | 12:22 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Rencana pertemuan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan pendakwah, Ustaz Abdul Somad (UAS) merupakan wujud penghormatan mantan Danjen Kopassus kepada ijtima ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

“Pak Prabowo ingin menghormati rekomendasi para ulama, dan saya kira itu positif,” ujar Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (31/7).

Menurutnya, UAS memiliki pendukung yang cukup kuat dari internal Partai Gerindra, sehingga wajar jika Prabowo Subianto berkenan bertemu langsung dengan cawapres pilihan ijtima ulama dan GNPF tersebut.


“Saya dengar-dengar pendukung UAS ini di Gerindra kuat juga, jadi wajar ya menurut saya," terangnya.

Fahri Hamzah menilai, pertemuan tersebut tidak lepas dari maksud komunikasi dua arah untuk bisa mencapai kesepahaman. Apalagi UAS sudah menolak tawaran cawapres dari ijtima ulama, sehingga dirasa perlu dibicarakan bersama oleh Prabowo.

“Jadi jangan hanya dari tulisan Facebook dan sebagainya langsung mengambil keputusan. Tapi komunikasi gitu, siapa tahu ada perubahan atau ada komunikasi yang konkrit antara keduanya yang bisa mengubah peta politik kita nantinya," paparnya.

Prabowo Subianto dijadwalkan akan bertemu dengan UAS, hari ini. UAS merupakan salah satu cawapres yang direkomendasikan dalam ijtima GNPF Ulama, bersama dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf. Semalam, Prabowo sudah menemui langsung Salim Segaf. [ian]

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya