Berita

Foto: Net

Rumah Kaca

Pemimpin Biasa Menjadi Luar Biasa Karena Pencitraan

MINGGU, 29 JULI 2018 | 14:49 WIB | OLEH:

CITRA sudah digunakan oleh wanita Indonesia sejak tahun 1984, sebagai merek lokal di Indonesia yang mempunyai tujuan untuk menjadi produk perawatan kulit terbaik bagi wanita Indonesia. Citra selalu mendorong mereka untuk menunjukkan citra terbaiknya.

Mungkin karena terinspirasi dari Citra maka pemimpin negeri ini kerap melakukan pencitraan agar tampil menawan di permukaan dan dianggap sebagai pemimpin yang baik dan merakyat, peduli dengan rakyat sehingga lupa akan tugas serta tanggung jawabnya sebagai pemimpin yang harus mensejahterakan rakyat.

Dicitrakanlah bahwa angka kemiskinan semakin menurun, sementara suku Mausu Ane kelaparan di Maluku sana dan sang pemimpin sibuk memamerkan makan bersama para pemimpin sejumlah partai.


Dicitrakanlah penampilan sederhana padahal yang sederhana itu wajahnya, bukan pakaian yang digunakannya.

Dicitrakanlah pembangunan infrastruktur semasa pimpinnannya terjadi dimana-mana, padahal yang dibangun tidak menyentuh ekonomi kerakyatan dan aspek keselamatan infrastruktur masih dipertanyakan.

Dicitrakanlah pertumbuhan ekonomi 7 persen, dan ekonomi kita baik-baik saja, ternyata pertumbuhan hanya 5 persen dan ada masalah yang cukup fundamental.

Dicitrakanlah bawa sang pemimpin tidak pernah memberikan konsensi lahan yang besar kepada perusahaan besar, ternyata dialah yang menerbitkan sertifikat pulau-pulau reklamasi C dan D di Teluk Jakarta yang secara tidak langsung menguntungkan para developer.

Ah...! Masih banyak lagi pencitraan yang telah dilakukan dan akan terus dilakukan.

Citra memang luar biasa dan biasa dipakai di luar. [***]



Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya