Berita

Herman Khaeron/Net

Politik

Demokrat Siap Duduk Bareng PAN Dan PKS, Bahas Calon Pemimpin Bangsa

KAMIS, 26 JULI 2018 | 16:17 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

DPP Partai Demokrat bersedia duduk bersama dengan PKS dalam membentuk koalisi pendungung Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Wakil Komandan Kogasma Demokrat, Herman Khaeron menyatakan kesiapan pihaknya membangun koalisi tidak lebih untuk kepentingan rakyat.

Menurutnya setelah koalisi dibentuk, PAN, PKS Demokrat dan Gerindra akan bersama-sama memilih calon pemimpin bangsa yang diharapkan oleh masyarakat.


"Prinsip dalam membangun koalisi itu adalah tentang kepercayaan yang kemudian mengedepankan dulu prinsip kebutuhan dan harapan masyarakat, ini harus didahulukan dulu, baru nanti memikirkan pemimpin yang tepat," ujar Herman Khaeron di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/7).

Soal ancaman PKS akan keluar jika kadernya tidak terpilih sebagai cawapres maupun cawapres di pilpres 2019, Herman justru percaya bahwa para pimpinan PKS tokoh yang berjiwa negarawan dan tidak mengedepankan ego ketimbang kepentingan masyarakat.

Ia koalisi yang terbentuk nanti bukan koalisi siapa yang akan menampini siapa, melainkan koalisi yang mengedepankan kepentingan rakyat.

"Ya kita tunggu tanggal mainnya saja, kita percayakan pimpinan-pimpinan partai ini sebagai negarawan semua. Saya kira kalau visi-misi dan langkah-langkah yang sudah dipersatukan dalam kepentingan rakyat rasa-rasanya nanti juga akan ada pemimpin yg bisa diusung secara solid, utuh, dan tidak ada pertentangan," ujar Herman. [nes]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya