Berita

Agung Hendriadi/RMOL

Gelar Pangan Nusantara Kementan Mendukung Pengembangan Industri Pangan Lokal

RABU, 25 JULI 2018 | 16:59 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (BKP Kementan) kembali menggelar Gelar Pangan Nusantara (GPN) untuk yang ketiga kali. Hari ini, GPN dilaksanakan di DKI Jakarta.

GPN pertama kali diselenggarakan yaitu pada tahun 2015 di Padang, Sumatera Barat, lalu pada tahun 2016 di Pontianak, Kalimantan Barat. Untuk GPN tahun ini akan dilaksanakan di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta, pada tanggal 27-29 Juli 2018.

GPN 2018 kali ini mengusung tema tema "Pangan Lokal Nusantara Berdaya Saing Global" dimana sosialisasi kegiatannya bukan hanya berpusat pada daya saing global saja melainkan lebih kepada upaya peningkatan kepada masyarakat akan pentingnya penganekaragaman konsumsi pangan, serta meningkatkan apresiasi dan eksistensi pangan lokal nusantara.


Demikian yang disampaikan oleh Kepala BKP Kementan, Agung Hendriadi saat konferensi pers terkait GPN 2018 di Hotel Kartika Candra, Karet Semanggi, Jakarta, Rabu (25/7).

"Gelar Pangan Nusantara kali ini tidak hanya bertujuan untuk mengangkat eksistensi pengembangan pangan lokal, sehingga mampu bersaing dengan produk pangan lainnya secara komersial, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan komitmen pemerintah baik pusat maupun daerah dalam mendukung pengembangan industri pangan lokal," ujar Agung Hendriadi di Hotel Kartika Chandra, Karet Semanggi, Jakarta, Rabu (25/7).

Di samping itu, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai wahana untuk menunjukkan berbagai hasil pengembangan pangan dan kekuatan pangan lokal dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

"Di tengah banyaknya serbuan pangan dari luar, GPN menjadi sangat penting sebagai salah satu sarana dan bentuk media untuk memperkenalkan produk pangan lokal kepada masyarakat terutama konsumen dan industri pangan, untuk meningkatkan pemasarannya di dalam dan luar negeri," paparnya.

Lebih lanjut, Agung Hendriadi berharap agar melalui GPN ini, produk pangan lokal nusantara semakin dikenal dan digemari masyarakat juga mampu bersaing dengan produk dari luar.

"Saya harap produk pangan kita bisa digemari dan semakin gesit bersaing di pasar global," pungkasnya.

GPN sendiri menampilkan kekayaan aneka ragam pangan nusantara baik dalam bentuk pangan segar maupun olahan, dari sumber daya lokal di Indonesia, terutama aneka makanan khas masing-masing daerah. Selain itu juga hasil pemberdayaan masyarakat terkait upaya penganekaragaman pangan di daerah.

Serangkaian acara GPN antara lain adalah: Gerakan Cinta Makanan Indonesia, Temu Bisnis, Pameran Pangan Nusantara, Talkshow, Bazar Pangan Murah dan Toko Tani Indonesia Centre (TTIC), Pojok Icip-Icip, Wisata Edukasi, Aneka Lomba. Hiburan (Band T-Koes), Games dan Doorprize.

Peserta yang akan hadir dan berpartisipasi aktif mengisi stand pameran GPN mencapai 113 terdiri dari seluruh badan/kantor/instansi yang menangani ketahanan pangan di provinsi dan kabupaten/kota, kementerian/lembaga pemerintah pusat, BUMN/BUMD, perguruan tinggi, swasta terkait dengan pangan lokal di Indonesia, pelaku bisnis/pengusaha/UKM/koperasi/industri pangan lokal, serta pemerhati pangan lokal dan peserta Iain yang terkait dan mendukung pengembangan pangan lokal. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya