Berita

M. Iqbal/Net

Pertahanan

Polri Mulai Berbenah Kawal Pilpres 2019

SELASA, 24 JULI 2018 | 10:56 WIB | LAPORAN:

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang telah digelar 27 Juni lalu berjalan baik dan lancar.

Karo Divhumas Polri, Mohammad Iqbal mengatakan, meski ada sedikit gesekan, hal itu tidak dianggap masalah yang besar.

"Sekarang kita pikirkan bagaimana ke depan perlu kita memperbaiki. Karena Pilkada ini wajah dari Pilpres. Inshaallah Pilkada serentak 2018 akan diakhiri secara kondusif dan nanti Pileg, Pilpres juga akan kondusif," kata Iqbal, belum lama ini.


Iqbal menambahkan, Polri berkewajiban menjaga keamanan dan kelancaran selama proses pemilihan hingga pengumuman pemenang pada Pilkada maupun Pilpres.

Pengalaman Pilkada bulan lalu memang diakuinya rentan terjadi konflik hingga perpecahan karena berbagai faktor. Menurut dia, hal itu terjadi karena di antara partai politik pendukung atau pengusung calonnya semuanya memiliki kepentingan yang berbeda. Selain itu adanya oknum yang tidak netral dari penyelenggara Pemilu.

"Biasanya terjadi di KPUD, Panwasda, Panwascam, Aparatur Sipil Negara dan  Aparat Keamanan," katanya.

Iqbal juga menyebutkan konflik terjadi lantaran adanya maksud dan tujuan untuk mengejar kepentingan pada Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

"Tapi ini harus diatur di-organize tidak bisa dilaksanakan sendiri oleh KPU tapi harus ada Bawaslu, Polri dan lain-lain. Tidak bisa melaksanakan perhelatan akbar kalau cuma sendirian," sebutnya.

Dalam Pilpres peran masyarakat sangat besar untuk membuat proses pemilihan berjalan lancar. Dia berharap semua stakeholder melaksanakan dengan keadaan senang meski ada kompetisi di dalamnya.

"Jargon siap kalah siap menang ini harus kita lakukan kedepan, masih banyak yang harus disempurnakan," katanya.

"Pada tiga minggu yang lalu kawan kami gugur di Papua karena diberondong saat mengawal kotak logistik. Ke depan hal-hal ini harus diminimalisir," imbuhnya.[wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya