Berita

Foto/RMOL

Politik

Peran Khofifah Untuk Menangkan Jokowi Sangat Besar

MINGGU, 22 JULI 2018 | 16:37 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam perhelatan Pilpres 2019 nanti, peluang cawapres perempuan terbilang kecil dalam nuansa kontestasi yang ada.

Terutama di kubu capres petahana Joko Widodo, kendati masuk nama-nama seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam bursa cawapres Jokowi, namun masih dirasa sulit menembus tembok koalisi yang masih didominasi politik patriarki.

Pengamat politik dari The Initiative Instititute, Airlangga Pribadi mengingatkan dalam kontestasi Pilpres 2019 nanti bukan hanya bicara capres dan cawapres, tapi juga bicara panglima perangnya atau tim pemenangannya.


"Pilpres nanti bukan cuma komposisi capres dan cawapres, tapi juga siapa panglima perangnya, di situ peran perempuan bisa lebih kelihatan," kata Airlangga dalam sebuah diskusi publik bertajuk The Power of Emak-Emak di Diskusi Kopi, Halimun, Jakarta, Minggu (22/7).

Dia menyebut Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa layak menjadi panglima perang yang mumpuni dalam menangkan Jokowi nanti.

"Khofifah memiliki basis sosial politik yang kuat dalam muslimat NU. Itu bisa dilihat dalam Pilkada Jatim kemarin," terangnya.

Oleh karenanya, ia mengingatkan agar masyarakat tidak hanya melihat figur capres dan cawapresnya saja, tetapi juga aktor-aktor di belakangnya terutama potensi perempuannya.

"Kalau disederhanakan hanya capres dan cawapres kita tidak melihat potensi-potensi itu (peran perempuan)," pungkasnya. [fiq]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya