Berita

Foto/RMOL

Nusantara

Tiga Srikandi Cantik Calon Penerbang TNI AD

JUMAT, 20 JULI 2018 | 11:02 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Untuk pertama kalinya, tahun ini Pusat Pendidikan Penerbang Angkatan Darat (Pusdik Penerbad) menerima 3 Korps Wanita AD (Kowad) yang berasal dari Akmil.

Mereka adalah Letda Cpn (K) Feny avisha S.TrHan asal Jakarta, Letda Cpn (K) Tri Ramadhani asal Lahat dan Letda Cpn (K) Puspita Ladiba asal Medan

Seluruhnya Lulusan Akademi Militer 2017 yang juga merupakan Taruni angkatan pertama di Akmil. Berdasarkan hasil psikotes, ketiga Srikandi ini dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon penerbang di TNI AD.


Sudah 6 bulan mengikuti pendidikan dasar penerbang di Pusdik Penerbad, ketiga wanita ini sudah memiliki jam terbang selama kurang lebih 40 jam menggunakan pesawat latih.

"Ilmu penerbangan ini baru kami dapat di sini, sebelumnya selama di Akmil kita hanya mendapat pelajaran infantri," kata Letda Cpn (K) Tri Ramadhani kepada wartawan di Pusdik Penerbad, Semarang, Jumat (20/7).

Rani biasa disapa memang sebelumnya memiliki ketertarikan dengan dunia penerbangan, sehingga hasil psikotesnya mengantarkan dara cantik asal Lahat ini ke Pusdik Penerbad.

Dia mengaku, awalnya begitu kesulitan mengikuti pendidikan di Pusdik Penerbad. Namun karena sentuhan dingin instruktur-instruktur yang andal dan pengalaman, dia bersama dua orang Kowad lainnya menjadi terbiasa dengan kurikulum latihan.

"Pertama-tama sih takut ya, sampai sekarang saja saya masih belum bisa mendaratkan heli dengan diam. Beda banget dengan latihan di simulator," pungkasnya.

Pengalaman yang dialami oleh Rani juga sama dialami oleh dua koleganya yaitu Letda Cpn (K) Feny avisha S.TrHan dan Letda Cpn (K) Puspita Ladiba. [fiq]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya