Berita

Amran Sulaiman/RMOL

Kenaikan Harga Juga Bermanfaat Bagi Peningkatan Produksi

JUMAT, 20 JULI 2018 | 02:32 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Sebelum telur, kenaikan harga jagung juga sempat menyita perhatian masyarakat. Kenaikan harga pangan tersebut di sisi lain ternyata bermanfaat bagi peningkatan produksi pangan serta mampu memperluas wilayah ekspor pangan.

Demikian dijelaskan oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman saat ditanya terkait strategi pemerintah menstabilkan harga jagung.

"Harga naik sedikit itu baik untuk petani, sebab petani harus hidup, kalau dia untung, dia berproduksi," ujar Amran di Toko Tani Indonesia Center (TTIC), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (19/7).


Baca: Pedagang Perantara Telur Diminta Tidak Ambil Untung Terlalu Banyak

Menurut Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 58/2018 tentang penetapan harga acuan pembelian di petani dan harga acuan di penjualan konsumen, pemerintah telah menetapkan harga jagung berdasarkan kadar airnya.

Jagung dengan kadar air 15 persen didibeli Rp 3.150 per kg dan dijual seharga Rp 4.000 per kg. Kemudian jagung dengan kadar air 20 persen dibeli Rp 3.050 per kg, kadar air 25 persen dibeli Rp 2.850 per kg, kadar air 30 persen dibeli Rp 2.750 per kg, dan kadar air 35 persen dibeli Rp 2.500 per kg.

Menurut Amran, penetapan harga tersebut wajar bahkan bermanfaat bagi swasembada petani serta mendorong lebih banyak ekspor.

"Harga Rp 3.150 itu masih wajar, sekarang petani jadi langsung swasembada dan berdaulat bahkan kita sudah ekspor, kebutuhan di dalam negeri juga terpenuhi, itu pertama dalam sejarah kita," pungkasnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya