Berita

Amran Sulaiman/RMOL

Pedagang Perantara Telur Diminta Tidak Ambil Untung Terlalu Banyak

KAMIS, 19 JULI 2018 | 23:50 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Salah satu alasan kenaikan harga telur hingga Rp 30.000 per kilogram karena perilaku para pedagang perantara atau middleman yang terlalu tinggi mengambil keuntungan dari para peternak dan konsumen.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman saat melepas operasi pasar telur seharga Rp 19.500 di 43 pasar se Jabodetabek, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (19/7).

"Sering kali, saat harga di produsen sudah turun, disparitasnya jadi 60 persen, tolong saudaraku, sahabatku, para pedagang, jangan ambil untungnya terlalu banyak begitu, biarkan peternaknya bisa tumbuh dengan baik, dia bisa untung kemudian konsumennya juga nyaman, pengusahanya juga untung, semua sejahtera dan rezeki ini terbagi rata, itu keinginan-keinginan kita," ujar Amran.


Menurutnya, penyelesaian masalah disparitas tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah saja, perlu kerjasama yang solid antar semua pihak.

"Ini yang harus kita tata bersama, bukan telur saja, di bahan pangan lainnya pun begitu. Jadi bukan tugas Kementerian saja, tapi tugas kita bersama, termasuk pedagang, produsen, pemerintah kita gandengan tangan, ini tanggung jawab kita semua," pungkas Amran. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya