Berita

Foto/Net

Politik

Menteri Yang Maju Caleg Harus Mengundurkan Diri

RABU, 18 JULI 2018 | 14:13 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Para menteri kabinet yang mendaftar sebagai calon anggota legislatif di Pemilu 2019 diminta segera mengundurkan diri, sehingga tidak menyalahgunakan jabatannya untuk menggalang dukungan.

"Saya berharap para menteri yang ikut nyaleg itu agar mengambil sikap mundur dari jabatannya, sehingga dia tidak gunakan jabatan itu untuk galang dukungan pemilih," kata pengamat politik Maksimus Ramses Lalongkoe kepada wartawan di Jakarta, Rabu (18/7).

Akademisi Universitas Mercu Buana itu mengatakan, jika para menteri tidak mengundurkan diri justru tidak memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Sikap itu juga sangat diskriminasi dengan caleg lain yang tidak memiliki jabatan publik.


"Kalau menteri-menteri itu tak mundur tentu tidak memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat, dan justru jabatan itu bisa digunakan untuk lakukan kampanye terselubung. Dan hal ini sangat diskriminasi dengan calon lain," jelas Ramses.

Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa jabatan menteri berpotensi disalahgunakan wewenangnya sebab tidak ada yang bisa memberi jaminan.

"Apalagi pemilihan caleg sangat ketat dan semua orang berlomba-lomba ingin menang sehingga berbagai cara dilakukan," imbuh Ramses yang juga direktur eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia.

Sejumlah menteri kabinet diketahui ikut mendaftarkan diri sebagai bakal calon anggota legislatif Pemilu 2019, diantaranya Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo. [wah] 

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya