Berita

Foto/RMOL

Politik

SBY Didoakan Cepat Sembuh, Bamsoet Yakin Demokrat Akan Merapat Ke Koalisi Gerindra

RABU, 18 JULI 2018 | 12:04 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dikabarkan tertunda karena SBY sakit. Hal ini tentunya turut menarik simpati berbagai pihak.

Salah satunya Wakil Ketua Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar, Bambang Soesatyo alias Bamsoet. Ia mengaku menyayangkan kabar tersebut serta mendoakan kesembuhan bagi SBY, agar dapat melanjutkan pertemuan yang tertunda tersebut.

"Sebetulnya sungguh disayangkan pertemuan antara Prabowo dan SBY tertunda karena beliau (SBY) sakit, ya mudah-mudahan kita doakan pak SBY cepat sembuh dan melanjutkan pertemuan dgn Prabowo," ujar Bamsoet di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/7).


Ketua DPR ini bahkan meyakini bahwa kedua partai tersebut akan bergabung menjadi satu kesatuan koalisi di Pilprees 2019 nanti.

"Tapi saya menduga dan memprediksi bahwa Demokrat akan bergabung, itu bacaan politik saya, Demokrat akan bergabung dengan Gerindra kemudian koalisi, sehingga kemudian politik pertarungan Pilpres 2019 semakin jelas, ada dua kubu yang siap bertarung di Pilpres 2019," paparnya.

Menurutnya, kedua partai tersebut memiliki chemistry yang cocok satu sama lainnya.

"Saya melihat chemistry Demokrat dengan Gerindra cocok kan sama-sama militer," pungkasnya. [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya