Berita

Politik

Prabowo Ingin Bentuk Koalisi Besar Di Pilpres

SELASA, 17 JULI 2018 | 20:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Indonesia merupakan negara majemuk yang memerlukan kestabilan. Hal ini bisa terwujud jika masing-masing elemen memiliki keterwakilan di pemerintahan.

Atas alasan itu, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menginginkan ada koalisi besar yang terbentuk dalam Pilpres 2019 mendatang. Dia pun berencana untuk bertemu dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Yang saya pelajari dari banyak kasus negara apalagi negara seperti kita, sesuatu aliansi besar lebih baik dari koalisi kecil,” ungkap Prabowo kepada awak media di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (17/7).


Dalam menghadapi pilpres nanti, sambung Prabowo, mencari kawan sebanyak-banyaknya adalah hal yang harus dilakukan. Sebab, persatuan bangsa harus diutamakan guna menuju keadilan dan kemakmuran bersama.

“Kita satu bangsa satu negara, nggak boleh ada musuh kalau kita cinta tanah air semuanya kawan, begitu kalau kawan ya kita harus saling mengoreksi,” pungkasnya. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya