Berita

Foto/Net

Politik

Sedari Awal Sofian Sempat Ragu Proyek 35 Ribu MW Berjalan

SENIN, 16 JULI 2018 | 23:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Direktur Utama PLN Sofyan Basir tak menyangka proyek listrik 35 ribu Megawatt (MW) dapat berjalan dengan baik.

Menurut Sofyan awalnya ia menilai proyek tersebut tidak berjalan mulus.

Sebab dana yang dibutuhkan mencapai puluhan triliun. Jika dibandingkan dengan proyek infrastruktur yang didorong pemerintah, dana proyek listrik bisa membangun jalan sepanjang 1000 km.


"Proyek-proyeknya kan di antara Rp40 triliun, Rp50 triliun. Itu sama seperti membangun jalan tol 1000 km. Coba anda bayangkan proyek itu lahan 200 hektar, awalnya saya terkaget-kaget," kata Sofyan kepada awak media di gedung PLN, Jakarta, Senin (16/7).

Lebih lanjut, Sofyan menjelaskan meski ragu pada akhirnya proyek tersebut bisa berjalan. Terbukti selama memimpin perusahaan listrik plat merah, PLN sudah banyak melakukan progres terutama dalam memenuhi kebutuhan listrik dalam negeri.

"Alhamdulillah proyek ini jalan, tidak ada lagi pemadaman bergilir. Yang perlu dicatat juga selama 3 tahun tarif listrik tidak naik," ujarnya.

Proyek listrik 35 ribu MW menjadi perbincangan lantaran ditangkapnya setelah KPK mencokok Wakil Ketua Komisi VII dari Fraksi Partai Golkar, Eni Maulani Saragih.

Eni ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1 karena diduga memberi dan menerima suap  salah satu proyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt itu.  [nes]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya