Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Pengamat: Presidential Threshold Nol Persen Timbulkan Instabilitas Pemerintahan

JUMAT, 13 JULI 2018 | 22:53 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Presidential Threshold nol persen diyakini dapat menimbulkan pemerintahan terbelah.

Begitu pandangan Pengamat politik dari Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo di UP2U Cafe, hotel Ibis Cikini, Jakarta, Jumat (13/7).

Ia menilai jika Mahkamah Konstitusi mengabulkan uji materi tentang ambang batas pencalonan presiden, maka pemerintahan akan tidak kondusif.


Dia mencontohkan ketika awal pemerintahan Jokowi pada 2014 lalu.

"Presidential Treshold nol persen itu bisa menimbulkan instabilitas pemerintahan. Di DPR terlihat waktu penetapan UU MD3," ujarnya.

Karyono berharap MK dapat mempertimbangkan dampak dikabulkannya uji mateti UU nomor 7/2017 tentang Presidential Threshold.

"Bisa jadi bentrok yang terjadi pasca Pilpres 2014 bisa terjadi lagi bahkan lebih parah. pemerintah tidak bisa maksimal kalau begitu," pungkasnya. [nes]



Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya