Berita

Rizal-Yusril/Net

Politik

Fahri: Rizal Dan Yusril Lawan Terberat Jokowi

JUMAT, 13 JULI 2018 | 16:34 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Pemberlakuan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (PT) nol persen akan membuka peluang bagi banyak tokoh maju di ajang Pilpres 2019.

Penghapusan PT 20-25 persen sedang di perjuangankan di Mahkamah Konsititusi (MK) oleh berbagai elemen masyarakat yang melakukan uji materi terhadap Pasal 222 UU Pemilu.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, kalau PT dihapus maka peluang Joko Widodo untuk mempertahankan kursi presiden semakin tipis.


"Kalau presidential treshold itu jadi 0 persen, siapapun yang maju rasanya itu akan lebih sanggup daripada Jokowi. Seperti Rizal Ramli dan Yusril Ihza Mahendra, itu jago-jago, yang kalau berhadapan langsung dengan Jokowi, Jokowi pasti akan kesulitan menghadapi mereka, itu lawan-lawan berat," ujar Fahri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (13/7).

Demikianlah dijelaskan politisi PKS itu saat ditanyai soal lawan kuat yang mampu mengalahkan Jokowi, apalagi setelah ada hasil survei bahwa gerakan #2019GantiPresiden mengungguli pamor Jokowi.

Fahri juga mengungkapkan strategi yang bisa digunakan oleh kedua tokoh tersebut untuk bisa mengalahkan dengan  telak petahana Jokowi.

"Ada banyak cara mengalahkan Jokowi, tapi saya hanya mau membocorkan satu, satu saja dulu, yaitu menagih janji Jokowi, tagih satu per satu daftar janji Jokowi itu pasti bisa berefek telak sekali," pungkasnya.

Dr. Rizal Ramli adalah ekenom senior yang dikenal dengan ekonomi kerakyatannya. Sementara Prof. Yusril Ihza Mahendra adalah ketum PBB juga ahli hukum. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya