Berita

Fahri Hamzah/RMOL

Politik

Fahri Hamzah: Peluang Menang Poros Ketiga Lebih Besar

JUMAT, 13 JULI 2018 | 13:28 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Menguatnya wacana poros ketiga bukanlah isapan jempol semata. Bahkan poros ketiga dianggap paling berpeluang memenangkan Pilpres 2019.

Demikianlah disampaikan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah ketika ditanya peluang poros baru di luar kubu Joko Widodo dan Prabowo Subianto, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/7).

"Poros ketiga ini dianggap paling berpeluang karena dianggap jadi jalan tengah, seperti zaman dahulu pernah ada poros tengah, ini kelompok kecil tiba-tiba bisa mengkonsolidasi kelompok besar karena waktu itu ada dianggap konflik yang begitu besar antara kubunya Pak Habibie dengan Kubu Bu Mega," ujar Fahri.


"Nah sekarang juga begitu ada konflik yang dianggap keras, kubunya Pak Prabowo dan kubu Pak Jokowi. Pak Prabowo pernah dirayu-rayu berkali-kali disuruh menjadi wakilnya Pak Jokowi tidak mau, akhirnya ini tetap menjadi dua sudut yang keras sekali. Maka kelompok tengah itu bisa menang. Itu dugaan saya," tambahnya.

Politisi PKS ini pun meyakini bahwa pembentukan poros baru tersebut baru akan tampak di menit-menit terakhir pendaftaran awal Agustus.

"Saya meyakini koalisi itu baru akan terbentuk tanggal 9 dan 10 Agustus, terutama kalau masih presidensial treshold 20 persen, tetapi kalau nol persen, itu mungkin lebih cepat," pungkas Fahri. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya