Berita

Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

PKB Tidak Menolak Mahfud Cawapres Jokowi

KAMIS, 12 JULI 2018 | 22:24 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar membantah pihaknya menolak anggota Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD sebagai Cawapres Joko Widodo.

Menurut Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, PKB tidak pernah menyatakan menerima dan menolak nama lain yang masuk sebagai nominasi Cawapres Jokowi.

"Semua (nama cawapres) ada di kantong Presiden, jadi semua belum tahu siapa itu, tapi kita tunggu saja," ujarnya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/7).


Ia bahkan mengungkapkan bahwa dari pertemuannya kemarin dengan Jokowi di Istana Bogor, Rabu (11/7) ternyata masih ada 10 nama cawapres yang dikantongi oleh Jokowi sehingga belum bisa dipastikan siapa cawapres yang dipilihnya.

"Masih banyak nama (Cawapres) masih lebih dari 10 nama yang muncul," pungkasnya.

Kemunculan nama Mahfud setelah Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri bertemu di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Minggu malam (8/7).

Dalam pertemuan itu disebut-sebut Megawati  merestui mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD sebagai pendamping Jokowi di Pilpres 2019. [nes]




Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya