Berita

Foto/RMOL

Politik

PKS Bantah Pihaknya Dorong Anies Ikut Pilpres 2019

KAMIS, 12 JULI 2018 | 05:51 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wacana dimajukannya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dari PKS sebagai capres/cawapres pada Pilpres 2019 mendapat bantahan dari anggota Majelis Syuro PKS.

"Belum ada nama lain di luar 9 nama yang kita ajukan, termasuk nama Pak Anies," ujar anggota Majelis Syuro PKS Almuzzamil Yusuf di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/7).

Dia pun mempertanyakan pernyataan Presiden PKS Shohibul Iman soal wacana mengusung Anies Baswedan.


"Di media mana beliau ngomong begitu? Belum ada pembahasan," tegasnya.

Namun, anggota Komisi III DPR ini menyebut jika nama Anies ramai diperbincangkan sebagai calon alternatif dari PKS dalam Pilpres 2019, itu karena pihaknya tengah menyerap aspirasi dari bawah.

"Ya itu kan kita menyerap aspirasi, selebihnya kita bisa tanyakan ke Pak Anies atau partai-partai lainnya," kata Almuzzamil.

Sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan jabatan Gubernur DKI Jakarta setara dengan Wakil Presiden atau RI 2. Oleh sebab itu, PKS menyayangkan bila Anies diperjuangkan sampai di tingkat cawapres.

"Kita sampaikan kembali, memperjuangkan Pak Anies jadi Gubernur itu effort yang luar biasa. Nah sekarang beliau sudah jadi gubernur. Dan harus diingat, gubernur itu hitungan kita dalam politik Indonesia, DKI 1 sama dengan RI 3. Bahkan juga sama dengan RI 2. Jadi posisinya sudah strategis," ujar Sohibul, Senin (9/6). [fiq]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya