Berita

Politik

Demokrat: Wajar Jika Airlangga Tanya Posisi SBY Terhadap Jokowi

RABU, 11 JULI 2018 | 20:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, membahas dinamika politik menjelang Pilpres 2019 dalam pertemuan mereka yang berlangsung kemarin (Selasa, 10/7).

SBY dan Airlangga sekaligus mengevaluasi kerjasama yang dilakukan dua partai dalam Pilkada Serentak 2018 .

Penjelasan ini disampaikan Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (11/7).


"Baik Partai Demokrat maupun Partai Golkar sebelumnya bersama-sama dalam beberapa Pilkada untuk mengusung Pilgub dan Pilwakot dan Pilbup," katanya.

Imelda menambahkan bahwa Sidang Majelis Tinggi Partai Demokrat yang berjalan dua hari lalu sudah menentukan kriteria capres yang akan diusung Demokrat. Kriteria capres itu sesuai dengan syarat koalisi Partai Demokrat yang disampaikan SBY pada Rapimnas bulan Maret lalu.

Namun, Imelda tidak membantah ada pembicaraan arah koalisi di antara dua pimpinan partai dalam pertemuan kemarin.

"Bahwa jika ada pembicaraan terkait posisi Demokrat terhadap koalisi dengan Jokowi, saya kira wajar saja ditanyakan oleh Airlangga kepada SBY," ungkap Imelda.

Yang pasti, Majelis Tinggi Partai Demokrat dalam sidangnya dua hari lalu baru sampai pembahasan kriteria capres.

"Belum ada keputusan apapun terkait posisi Demokrat akan koalisi ke mana," tutupnya. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya