Berita

Alex Noerdin

Nusantara

Bicara Di Lemhannas, Alex Noerdin Sebut Olahraga Sebagai Alat Pancing

SELASA, 10 JULI 2018 | 21:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Alex Noerdin, hari ini menjadi pembicara pada diskusi panel program pendidikan reguler angkatan LVIII (58) tahun 2018 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI.

Diskusi digelar di Gedung Panca Gatra, Ruang Bhineka Tunggal Ika, Jakarta, Selasa (10/7). Tidak hanya Alex, diskusi itu juga  dihadiri pembicara penting lain seperti Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan, Handani; Guru Besar Fakultas Ekonomi UI, Prof Prijono Tjiptoharjanto; dan tenaga pengkaji bidang studi ketahanan nasional, Marsda TNI Supriharsanto.

Diskusi mengangkat tema "Pembangunan Berwawasan Kependudukan dalam Meningkatkan Daya Saing Nasional". Dalam kesempatan itu, Alex Noerdin mengingatkan bahwa membangun suatu daerah tidak bisa hanya mengandalkan APBD sendiri. Harus ada investasi dari luar.


Begitu pula untuk mendapatkan investasi, tidaklah mudah. Karena itu, saat menjabat Gubernur Sumsel, ia memilih mempromosikan Sumsel lewat dunia olahraga. Kini usahanya membuahkan hasil. Tak lama lagi ibu kota Sumsel, Palembang, menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Asian Games adalah alat pancing masuknya investor-investor untuk membangun Sumsel.

Untuk membuktikan betapa megah fasilitas olahraga yang sudah dibangun Sumsel, Alex mengundang seluruh peserta diskusi untuk studi banding ke Palembang. Menurutnya, pembangunan Palembang saat ini berjalan sangat pesat.

"Datanglah dan berkunjunglah ke Palembang. Saya akan sambut bapak dan ibu para peserta diskusi. Silakan melihat bagaimana luar biasanya pembangunan di Palembang," ujar Alex, dikutip dari siaran pers Humas Pemprov Sumsel.

Diskusi panel ini berlangsung dari 9 Juli sampai 13 Juli, diikuti 100 peserta. Mereka terdiri dari anggota TNI, Polri, Kementerian, lembaga pemerintah non kementerian, kejaksaan tinggi negeri, legislatif, Kopertis, organisasi masyarakat, pemerintah provinsi, partai politik, dan perwakilan negara sahabat. [ald]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya