Berita

Tifatul Sembiring/Net

Politik

Tifatul: Kalau Cawapres Bukan PKS, Mending Jalan Masing-Masing Saja

SELASA, 10 JULI 2018 | 17:17 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

DPP PKS menilai Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto setia dengan kesepakatan awal, yakni menggandeng kader PKS menjadi cawapres Prabowo.

Anggota Majelis Syuro PKS, Tifatul Sembiring menegaskan pihaknya tidak akan menerima keputusan apapun selain memasangkan Prabowo Subianto dengan kader PKS.

Menurutnya jika PKS hanya sebagai tim pendukung, maka pihaknya akan keluar dari koalisi dan memilih jalan sendiri.


"Kalau kami hanya disuruh dukung-dukung, jadi penggembira dalam Pilpres ini saja, mungkin Kita lebih baik jalan masing-masing saja," ujar Tifatul Sembiring di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/7).

Tifatul optimis di akhir pendaftaran Pilpres 2019, Partai Gerindra terutama Prabowo Subianto akan memilih kader PKS sebagai cawapres.

"Jadi sesuai dengan kesepakatan awal dengan Gerindra kita tetap masih mencalonkan Pak Prabowo berpasangan dengan cawapres dari PKS. Itu ga bisa ditawar-tawar, Cawapres harus dari PKS, tapi sejauh ini Pak Prabowo masih komitmen dengan PKS," pungkasnya. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya