Berita

Agus Hermanto

Politik

Demokrat Izinkan Jokowi Comot TGB

SELASA, 10 JULI 2018 | 15:07 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Partai Demokrat mempersilakan Presiden Joko Widodo mencomot kadernya yang menjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zainul Majdi, untuk menjadi cawapres dalam laga Pilpres 2019.

Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang sebelumnya sudah mengumumkan dukungan politiknya kepada Jokowi untuk melanjutkan periode kedua sebagai presiden.

"Itu semuanya tergantung dari Pak Jokowi kalau memang Pak Jokowi mau mengambil pilihan tersebut," ujar Agus Hermanto kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/7).


Ia tegaskan bahwa Demokrat sudah bulat bertekad memperjuangkan kader mudanya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk menjadi capres atau cawapres di Pilpres 2019. Sehingga tidak ada peluang nama lain dari dalam partai untuk diusung.

"Itulah yang sudah diputuskan dari Partai Demokrat di dalam Rapimnas maupun Rakernas. Jauh-jauh hari memutuskan bahwa Demokrat harus mempunyai capres atau cawapres. Dari kader Demokrat sendiri banyak yang menginginkan AHY menjadi pimpinan nasional," jelas Agus.

Menurut dia, Demokrat mempunyai posisi strategis dalam peta politik menjelang Pilpres 2019.

"Memang partai tengah rata-rata mempunyai kekhususan dan keistimewaan, menentukan strategi-strategi di last minutes (pendaftaran capres-cwapres). Jika strategi last minute itu memberikan kefaedahan tertinggi Partai Demokrat, pasti strategi itu yang diambil," ucapnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya