Berita

Foto:RMOL

Politik

Paripurna Ngaret 1 Jam Dan Hanya Dihadiri 225 Anggota Dewan

SELASA, 10 JULI 2018 | 12:22 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar Rapat Paripurna ke-29 di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/7).

Paripurna dengan agenda pembahasan RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN TA 2017, pengambilan keputusan RUU Kekarantinaan Kesehatan, pengambilan keputusan RUU Kerjasama Pertahanan RI-Republik Korea dan pengesahan perpanjangan waktu pembahasan RUU tentang Larangan Minuman Beralkohol dan Pertembakauan.

Sebelum membahas agenda di atas, paripurna didahului dengan melantik sejumlah anggota Dewan Pergantian Antar Waktu DPR.


Namun, lagi-lagi rapat tersebut terlaksana tidak tepat waktu. Paripurna terlambat selama satu jam lebih dari yang dijadwalkan.

Rapat Paripurna tersebut dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB namun dibuka pukul 11.06 WIB oleh Wakil Ketua DPR  Agus Hermanto.

Rapat Paripurna yang diselenggarakan di lantai III Gedung Nusantata II DPR itu, hanya dihadiri sebanyak 225 anggota dan 76 anggota tertanda tangan izin dari total 560 anggota.

Paripurna dihadiri oleh Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu serta Menteri Keuangan Sri Mulyani. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya