Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Kami Cuma Tulang-Tulang Berserakan

MINGGU, 08 JULI 2018 | 08:55 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

PADA masa sebagian masyarakat Indonesia kurang tidur akibat nonton Piala Dunia 2018 setiap dini hari Waktu Indonesia, mendadak terberitakan lewat media sosial maupun media massa bahwa di tengah suasana duka tragedi KM Sinar Bangun, tokoh aktifis kemanusiaan, Ratna Sarumpaet malah terlibat perselisihan pendapat dengan Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan.

Beda Kehendak

Ratna menghendaki agar pemerintah melanjutkan upaya mencari jenazah korban yang masih berada di dasar danau Toba. Sementara Luhut menghendaki bahwa sebaiknya pemerintah menghentikan upaya mencari jenasah korban di dasar danau Toba karena dikuatirkan jenazah sudah dalam kondisi hancur akibat sudah terlalu lama terendam di dalam air.

Kedua belah pihak bersikeras untuk bertahan pada kehendak masing-masing sehingga terjadi pertengkaran antara Ratna dengan Luhut di hadapan para keluarga korban tragedi KM Sinar Bangun di Posko Tim Pencarian KM Sinar Bangun Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Senin 2 Juli 2018.

Kedua belah pihak bersikeras untuk bertahan pada kehendak masing-masing sehingga terjadi pertengkaran antara Ratna dengan Luhut di hadapan para keluarga korban tragedi KM Sinar Bangun di Posko Tim Pencarian KM Sinar Bangun Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Senin 2 Juli 2018.

Nilai Pandang

Saya pribadi menghormati Ratna Sarumpaet dan Luhut Binsar Panjaitan sebagai para tokoh  yang sama-sama mencintai Indonesia dengan cara saling beda satu dengan lainnya.

Menurut pendapat saya, Ratna Sarumpaet memiliki nilai pandang yang memang beda dari nilai-pandang Luhut Binsar Panjaitan dan masing-masing merasa yakin bahwa nilai pandang dirinya adalah yang benar.

Karawang-Bekasi

Pada hakikatnya perselisihan paham Ratna-Luhut merupakan bagian kodrati dari proses pembelajaran demokrasi di dalam kerangka bingkai Bhinneka Tunggal Ika di persada Nusantara masa kini.

Adalah Aylawati Sarwono yang menyadarkan saya tentang ikhtiar sang pujangga mantan Jubir Presiden Gus Dur nan senantiasa peka terhadap masalah sosial, Adhie M. Massardi yang melalui kicauan di twitternya berupaya mengajak kita kembali menghayati makna terkandung pada petilan mahapuisi Karawang-Bekasi mahakarya mahapenyair, Chairil Anwar : Kami cuma tulang-tulang bersererakan. Tapi adalah kepunyaanmu.  Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan. [***]


Penulis adalah pembelajar kedalaman makna mahakarya-mahakarya Chairil Anwar


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya