Berita

Foto: RMOL

Politik

Prihatin Aksi Teror, Aktivisi 98 Gelar Rembuk Nasional

SABTU, 07 JULI 2018 | 15:58 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Dalam rangka memperingati 20 tahun reformasi, sejumlah aktivis ’98 menggelar Rembuk Nasional I bertajuk “Rakyat Melawan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme” di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7).

Rembuk nasional digelar sebagai bentuk keprihatinan atas peristiwa terorisme yang semakin menjadi dari tahun ke tahun dan sebagai wadah reuni bagi alumni aktivis 98.

"Latar belakangnya jelas, kita lihat hari tahun ini, pelaku terakhir bom di negara kita pelakunya 'family sweet bomer' yang melibatkan seluruh anggota keluarga dan itu satu-satunya di dunia, ini kan tragis," ujar Ketua Penyelenggara Rembuk Nasional Aktivis 98, Sayed Junaidi  Rizaldi di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7).


Rembuk ini sedianya juga dirangkai dengan deklarasi penetapan Hari Bhinneka Tunggal Ika tanggal 7 Juli bersama Presiden Joko Widodo.

Sementara disinggung mengenai adanya deklarasi dari aktivisi ’98 mendukung Jokowi, Sayed enggan membenarkan anggapan tersebut.

"Saya nggak berani mendahului. Itu kan tentu berdebat, berdiskusi, bisa jadi dukung bisa juga tidak. Yang jelas Jokowi hadir sebagai Kepala Negara bukan sebagai Jokowi," ungkapnya.

Lebih lanjut, Sayed menjelaskan bahwa pihaknya turut mengundang seluruh ketua umum partai politik, termasuk Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

"Semuanya kita undang, semua Ketum Partai kita undang, pak Prabowo juga kita undang tapi tidak tahu akan hadir atau tidak," pungkasnya.

Berdasarkan pantauan Kantor Berita Politik RMOL, sejumlah tokoh nasional nampak dalam acara ini, seperti Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin, politisi PDI Perjuangan sekaligus Sekjen Perhimpunan Nasional Aktivis 98 (Pena98), Adian Napitupulu serta beberapa menteri dan artis ibukota. [ian]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya