Berita

Foto: RMOL

Politik

Duet JK-AHY Terwujud Jika Golkar Lepas Jokowi

JUMAT, 06 JULI 2018 | 22:13 WIB | LAPORAN:

Wacana memasangkan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai sangat kecil terwujud.

Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris menjelaskan bahwa pasangan ini tidak mungkin maju hanya dengan menggunakan kendaraan Demokrat. Dibutuhkan partai koalisi lain untuk bisa mencapai target presidential threshold.

"Pak JK-AHY tidak cukup hanya dengan Demokrat," tegasnya dalam diskusi bertajuk 'Presidential Race; Siapa Lawan Tanding Jokowi?' di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/7).


Salah satu syarat pasangan calon bisa ikut meramaikan Pilpres 2019 adalah mengantongi dukungan dari partai atau gabungan partai yang memiliki 20 persen kuota kursi DPR RI atau 25 suara nasional pada Pemilu Legislatif tahun 2014 lalu. Sementara kursi Demokrat tak cukup untuk sendirian megusung calon.

Syamsuddin menilai bahwa duet ini bisa terwujud jika partai yang kini menaungi JK, Golkar, mencabut dukungan ke Jokowi. Meski demikian, hal ini terbilang sulit, lantaran internal Golkar juga tengah mendorong Ketua Umum Airlangga Hartarto untuk dijadikan pendamping Jokowi.

"Kecuali Golkar melepas dukungan ke Jokowi. Tapi kan Golkar memilih dukung Jokowi daripada usung JK," tukasnya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya