Berita

Tuan Guru Bajang/Net

Politik

Dukung Jokowi, Fadli Zon: Kadar Keimanan TGB Bisa Ditakar

JUMAT, 06 JULI 2018 | 09:57 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, adalah hak pribadi Gubernur NTB M. Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) mendukung petahana Presiden Joko Widodo untuk dua periode.

Namun, Fadli tampak sedikit kecewa, dia pun menyindir TGB sambil bercanda.

"Itu kan terserah siapa pun ya, hak masing-masing. Tapi di situ dapat menakar tingkat keimanannya ya. He he, becanda," ujar wakil ketua DPR itu sambil tertawa kecil di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/7).


TGB adalah kader Partai Demokrat. Dia sebelumnya santer disebutkan akan mencalonkan diri sebagai capres atau cawapres. Terakhir, bersama nama-nama bekan, TBG masuk penjaringan capres yang digodok Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Dan pada Pilpres 2014 lalu, TGB mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Pasangan Prabowo-Hatta menang di NTB.

Lebih lanjut, Fadli menyampaikan bahwa sikap TGB tersebut tentu memiliki perhitungan tersendiri dan patut dihargai.

"Menurut saya itu hak dari setiap orang mau memilih siapapun, dan tentu ada perhitungan-perhitungan tersendiri dan seterusnya," imbuhnya.

Di lain sisi, Fadli menilai bahwa arah dukungan TGB tidak berpengaruh banyak pada Pilpres mendatang.

"Saya kira kemenangan Pak Prabowo di NTB tahun 2014 lalu bukan karena faktor dari gubernurnya (TGB) melainkan masyarakatnya sendiri yang menentukan pilihan. Jadi saya rasa tidak akan berpengaruh banyak (untuk Pilpres)," tutupnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya