Berita

Foto/Net

Politik

Anies Didorong Cawapres JK, Pengamat: Elektabilitasnya Setinggi Apa?

JUMAT, 06 JULI 2018 | 03:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Duet Jusuf Kalla (JK) dan Anies Baswedan yang diprediksi masuk bursa Pilpres 2019 santer dikabarkan.

Pengamat politik Universitas Paramadina Hendry Satrio menilai figur JK sangat cocok iika didorong untuk memimpin Indonesia.

Namun untuk Anies, Hendry menilai Gubernur DKI Jakarta itu akan mempengaruhi elektabilitas JK.


"Popularitas dan elektabilitas Anies setinggi apa? Terus dia mewakili siapa? Apakah karena dia jadi Gubernur DKI Jakarta kapabilitasnya baik, kan belum teruji," ucap Hendry di gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (5/7).

Dia menyarankan Anies menyelesaikan dulu jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta hingga akhir masa jabatan pada tahun 2022. Hal ini untuk mengobati luka masyarakat Jakarta yang ditinggalkan Jokowi pada 2014 lalu.

"Sebaiknya Anies selesaikan dulu deh masalah di Jakarta. Toh kan pernah ada tokoh ada yang menyatakan menyelesaikan masalah Jakarta lebih mudah ketimbang istana kan belum terbukti tuh," seloroh dia.

Hendry menambahkan sejauh ini kapabilitas kepemimpinan Anies hanya sebatas Rektor Paramadina. Selebihnya masih dalam proses.

Semisal saat menjadi Mendikbud, Anies belum teruji karena putus di tengah jalan alias di-reshuffle. Sekarang di Jakarta baru seumur kandungan.

"Mas Anies konsentrasi dulu deh di Jakarta, buktikan ada yang salah tuh mecat di dari kabinet kerja," pungkasnya. [nes]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya