Berita

Foto/Net

Politik

Sulit Mewujudkan KPK Netral Di Tahun Politik

KAMIS, 05 JULI 2018 | 16:48 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai sulit terlepas dari kepentingan politik, apalagi proses pemilihan semua pimpinannya harus melalui lembaga politik seperti DPR.

"Menurut saya sulit, karena pemilihan komisioner KPK di DPR, terus kemudian lapor ke presiden baru dilantik, jadi selama masih ada pelantikan, ini sulit," kata Hendri Satrio dalam diskusi publik bertajuk 'Menjaga Independensi Lembaga Anti Korupsi Di Tahun Politik' di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (5/7).

Pengamat politik dari Universitas Paramadina ini mencontohkan KPK seperti mekanisme partai politik, di mana anggotanya selalu membela pimpinannya. Terlepas salah atau benar pimpinannya, tapi kader atau pengurus partai selalu membenarkan apa yang dilakukan oleh ketuanya selaku orang yang melantik pengurus.


"Bang Masinton terus belain Bu Mega, memang dia harus begitu. Fadli Zon membela Prabowo memang begitu, kalau nggak bela susah hidupnya," seloroh dia.

Hal itu yang menjadi kondisi KPK saat ini, terlebih dalam memasuki tahun politik sekarang dan 2019 mendatang. Sehingga, sambung Hendri, yang diharapkan oleh masyarakat saat ini untuk KPK netral merupakan hal yang sulit.

"Kita mengharapkan sesuatu yang sulit dicapai, kita berdoa supaya mereka tidak berpihak. Selama lembaga anti rasuah ini dilantik sulit," ujarnya. [fiq]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya