Berita

Foto/RMOL

Politik

Demokrat Tak Pernah Tawarkan JK Nyapres Di 2019

KAMIS, 05 JULI 2018 | 14:36 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Partai Demokrat Menyatakan tidak pernah menawarkan kepada Jusuf Kalla, untuk diusung menjadi capres dan berpasangan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilpres 2019.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto menanggapi hal tersebut, lantaran ada pemberitaan penolakan Jusuf Kalla terhadap tawaran Demokrat untuk 2019 mendatang.

"Kapan (Demokrat) usul itu? Yang kita ketahui bahwa Partai Demokrat hingga hari ini tentunya untuk calon presiden dan calon wakil presiden itu belum diputuskan," ujar Agus Hermanto di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/7).


Dia berujar, saat ini Demokrat masih fokus pada dua opsi untuk Pilpres 2019 mendatang, salah satunya opsi poros ketiga. Namun, hal itu masih terus dibicarakan di majelis tinggi partai.

"Partai Demokrat mempunyai opsi, bisa opsi itu membuat poros ketiga ataupun mendukung salah satu poros atau pun opsi-opsi, sehingga Partai Demokrat masih terus melaksanakan diskusi-diskusi untuk menentukan langkah apa, strategi apa bagi Partai Demokrat yang akan diambil demi kebaikan bangsa dan negara dan Partainya," paparnya.

Sebelumnya dikabarkan, Wakil Presiden Jusuf Kalla menolak tawaran Partai Demokrat untuk maju dalam Pilpres 2019 bersama Agus Harimurti Yudhoyono.

Ketua Tim Ahli Wapres Sofjan Wanandi menyebutkan, penolakan JK atas dorongan Demokrat yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono untuk berkoalisi membentuk poros ketiga. JK yang pernah mendamping Presiden SBY sebagai Wapres pada 2004-2009 itu ingin pensiun. [fiq]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya