Berita

Bambang Soesatyo/RMOL

Politik

Bahas PKPU, DPR Panggil Pemerintah Dan Penyelenggara Pemilu

KAMIS, 05 JULI 2018 | 02:50 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

DPR RI berencana memanggil Menkumham Yasonna Laoly, Ketua Bawaslu Abhan dan Ketua KPu Arief Budiman untuk membahas kisruh PKPU.

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo menyatakan rencana tersebut sudah dikomunikasikan dengan Komisi II dan III DPR.

Menurut Bambang, pemanggilan itu untuk menentukan sikap DPR terkait larangan mantan napi korupsi sebagai caleg dalam PKPU.


Pihaknya, sambung Bambang juga memanggil Jaksa Agung M Prasetyo, Mendagri Tjahjo Kumolo tetkait permasalahan yang sama.

"Bagaimana sikap dan kesepakatan DPR yang resmi akan kami sampaikan besok (setelah pertemuan) secara bersama-sama," ujar Bambang di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (4/7).

Keputusan Kemenkumham untuk mengundangkan pelarangan pencalonan bekas napi bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak, dan korupsi tersebut kemudian disesuaikan dalam pakta integritas yang harus ditandatangani oleh pimpinan partai politik.

Pimpinan DPR RI yang akrab disapa Bamsoet ini menjelaskan bahwa hal inilah yang menjadi dasar oleh DPR RI untuk segera menggelar rapat bersama mitra-mitra terkaitnya tersebut agar aturannya bisa diterima secara jelas.

"Kita liat besok, apakah Pakta Integrasi itu juga nanti berlaku bagi orang yang sudah menjalani hukuman dan juga sudah menebus kesalahannya lalu boleh mencalonkan sesuai aturan dan syarat bahwa dia harus mengumkan statusnya pernah menjalani hukuman kasusnya apa kepada publik, atau sama sekali tidak bisa mencalonkan diri, itu yang akan kita bahas,"  pungkasnya. [nes]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya