Berita

Swedia vs Swiss/Net

Jaya Suprana

Duel Kuda Hitam

RABU, 04 JULI 2018 | 08:09 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MUNGKIN laga paling kurang menarik pada babak 16 besar Piala Dunia 2018 adalah duel kuda hitam antara Swedia lawan Swiss.

Dua timnas dari dua negara Eropa yang kebetulan sama-sama berawal dengan dua huruf SW tersebut memang menjadi kurang menarik karena baik Swedia maupun Swiss termasuk paling tidak diperhitungkan untuk menjadi juara pada Piala Dunia 2018.

Swiss



Swiss merupakan negara paling cinta damai di Eropa maka netral pada Perang Dunia II meski secara geopolitik kurang kondusif sebab terjepit di antara tiga negara yang sengit berperang pada Perang Dunia II yaitu Jerman, Prancis dan Italia.

Mungkin pemandangan alam Swiss terlalu indah sehingga membuat para warganya tidak agresif dan juga para tetangganya tidak tega hati menghancur-leburkan negara kaya gunung dan danau itu.

Karena terlalu cinta damai maka dalam urusan menendang bola Swiss tidak segila Jerman, Italia , Prancis yang begitu sangat gila bola sampai-sampai Prancis 1X, Italia dan Jerman masing-masing 4X menjuarai perhelatan Piala Dunia. Meski pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia pada tahun 1954 namun prestasi terbaik Swiss pada Piala Dunia maksimal lolos ke perempat final pada tahun 1934, 1938 dan 1954.

Swedia


Prestasi Swedia pada Piala Dunia sedikit lebih lumayan ketimbang Swiss. Meski seperti Swiss belum pernah menjuarai Piala Dunia, Swedia pernah nyaris menjuarai Piala Dunia 1958 apabila di babak final di kandang sendiri tidak dikalahkan 5-2 oleh Brasil yang didukung seorang anak muda usia 18 tahun sebagai pendatang baru tak dikenal bernama Edison Arantes do Nascimento atau lebih dikenal sebagai Pelé.

Adalah Swedia yang menggugurkan Italia dengan skor 1-0 sehingga sang 4 kali Juara Piala Dunia gagal lolos babak kualifikasi untuk ikut berlaga di Piala Dunia 2018 di Rusia.

Dan adalah Swedia pula yang mengalahkan Meksiko yang mengalahkan sang Juara Dunia 4x Jerman di putaran pertama Piala Dunia 2018. Maka di atas kertas maupun menurut bursa taruhan diyakini bahwa Swedia akan menaklukkan Swiss di St. Peterburg Stadium, 3 Juli 2018.

Kenyataan


Dan ternyata pada kenyataan di atas lapangan hijau sesuai dengan di atas kertas maupun Kehendak Yang Maha Kuasa sebab terbukti pada menit ke 68 babak gugur antara Swedia versus Swiss, Forsberg berhasil membobol gawang Swiss sehingga skor laga menjadi 1-0 untuk Swedia yang bertahan sampai peluit panjang ditiup wasit pada menit ke 97.

Maka timnas Swiss pulang kandang sementara sang runner-up 1958, Swedia melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2018 untuk berhadapan dengan sang juara 1996 yaitu Inggris. [***]

Penulis mengharap timnas Indonesia lolos babak kualifikasi Piala Dunia 2022

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya