Berita

Foto/RMOL

Politik

PDIP: Distribusi Secara Terbuka Elpiji 3 Kg Bersubsidi Dari Zaman SBY

SELASA, 03 JULI 2018 | 17:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

RMOL. Politisi PDIP Said Abdullah menyatakan, distribusi elpiji 3 kg bersubsidi secara terbuka sudah dilakukan sejak masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Akibatnya pemberian subsidi menjadi tidak tepat sasaran.

“Ini sudah salah sejak awal pada pemerintahan Pak SBY. Gebrakan elpiji 3 kg ini dari awal sudah seharusnya dilakukan tertutup, tidak terbuka,” kata Said di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (3/7).

Anggota Banggar DPR ini berujar, baru saat ini di era Presiden Jokowi upaya untuk mendistribusikan elpiji 3 kg secara tertutup dilakukan.


“Saat ini sudah dilakukan pilot project di beberapa kota dengan distribusi tertutup, saat ini teknisnya sudah dilakukan di Ditejen Migas ESDM,” terangnya.

Selama ini dengan penjualan terbuka, Said menuturkan bahwa subsidi yang diberikan oleh rakyat tidak tepat sasaran juga diakui oleh Kementerian ESDM. Padahal Presiden Jokowi telah berulang kali menegaskan, agar subsidi yang diberikan harus tepat sasaran.

“Saya mengapresiasi sekarang diberlakukan dengan barcode, jadi yang bisa membeli yang hanya ada barcode. Ini bukti bahwa subsidi itu memang untuk yang tidak mampu,” pungkasnya. [fiq]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya