Berita

Sri Mulyani Indrawati/RMOL

Politik

Komisi XI Singgung Debat Utang Rizal Ramli, Ini Jawaban SMI

SELASA, 03 JULI 2018 | 04:36 WIB | LAPORAN:

Anggota Komisi XI DPR RI, Elviana meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) menjawab komentar ekonom senior Rizal Ramli seputar perekonomian Indonesia.

Permintaan itu disampaikan Elviana di tengah rapat Komisi XI dengan Kementerian Keuangan, Senin malam (2/7).

Elviana menjelaskan dirinya selalu mengikuti diskusi yang terjadi dalam grup aplikasi whatsapp yang salah satu anggotanya adalah Rizal Ramli.


Dalam grup tersebut jugalah dirinya mendapat masukan mengenai isu perekonomian. Semisal pertanyaan apakah APBN bisa berjalan bila pemerintah tidak menarik utang baru dalam dua sampai tiga bulan.

Politisi PPP itu juga menyinggung tantangan debat dengan Rizal yang tidak ditanggapi oleh Sri.

Menurut Sri dalam hal perekonomian Indonesia, dirinya hanya berdebat dengan Komisi IX DPR.

"Saya bukan tukang debat, jadi saya mengelola fiskal," kata Sri.

Terkait dengan pertanyaan yang diajukan Elviana Sri menjelaskan kenyataannya APBN bisa berjalan dengan baik. Kalaupun dengan hutang, sambung Sri dalam APBN 2018 sudah disetujui dengan defisit 2,19 persen terhadap PDB atau sekitar Rp325,9 triliun untuk keseluruhan tahun 2018.

"Dan kalau harga minyak naik, dan kursnya melemah, penerimaan pajak kita itu naik, karena pajak migas dan pajak untuk PNBP meningkat. Hanya, kalau hanya murni dari situ sebetulnya APBN kita defisitnya bisa lebih kecil. Namun karena kita juga harus subsidi ditambah, maka dia ada pengeluaran tambahan. Tapi secara total postur kita tetap di sekitar maksimal 2,19 persen," ujar Sri.

Sri menambahkan pemerintah berkomitmen menjaga perekonomian Indonesia tetap dalam kondisi baik dan berkelanjutan. Pihaknya juga memastikan perekonomian Indonesia tetap aman, terjaga walaupun ada goyangan dan tetap bisa menciptakan progress perbaikan.

"Mungkin itu yang bisa kami sampaikan. Moga-moga bisa ditulis juga di dalam WhatsApp group-nya, Bu," ujar Sri. [nes]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya